Hakim24jam.com

Pesisiir Selatan— Mewakili Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra, S.I.K., Waka Polres Pessel Kompol Syafrizen, S.H. mengikuti Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) bersama Kementerian Pertanian melalui Zoom Meeting, Kamis (30/4/2026).

Rakor digelar di Aula PCC Pemda Pesisir Selatan pukul 10.00 WIB dalam rangka tindak lanjut optimalisasi penyerapan anggaran Kementerian Pertanian untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di tiga provinsi di Sumatera, termasuk Sumatera Barat.

*Polri Dukung Percepatan Pemulihan Pertanian*

Waka Polres Pessel Kompol Syafrizen, S.H. menegaskan bahwa jajaran Polres Pessel atas arahan Kapolres AKBP Derry Indra, S.I.K. siap mendukung dan mengawal program pemulihan lahan pertanian terdampak bencana. “Polri hadir untuk memastikan program pemerintah berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Ini bagian dari tugas kami menjaga kamtibmas sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” ujar Syafrizen usai rakor.

Untuk wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, program yang dijalankan berupa pembersihan lahan sawah dari sedimentasi akibat bencana seluas 95 hektare. Kegiatan ini tersebar di 6 kecamatan dan melibatkan 9 kelompok tani, yakni:

1. *Kecamatan Koto XI Tarusan*: 1 kelompok tani

2. *Kecamatan Bayang Utara*: 1 kelompok tani

3. *Kecamatan Bayang*: 2 kelompok tani

4. *Kecamatan Batang Kapas*: 3 kelompok tani

5. *Kecamatan Sutera*: 1 kelompok tani

6. *Kecamatan IV Jurai*: 1 kelompok tani

Total anggaran untuk kegiatan tersebut sebesar *Rp546.250.000*.

*Pengawasan Realisasi Anggaran*

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Pemda Pesisir Selatan, Razi, S.Si., menyampaikan bahwa dana saat ini masih dalam proses pengusulan SP2D dari Dinas Pertanian Pemda Pessel ke Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat. Pelaksanaan pembersihan lahan ditargetkan selesai pada *akhir Juli 2026*.

Terkait hal itu, Waka Polres Pessel menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas. “Sesuai atensi Bapak Kapolres, kami akan melakukan monitoring bersama stakeholder terkait agar anggaran Rp546,25 juta ini benar-benar sampai ke kelompok tani dan digunakan sesuai peruntukan. Jangan sampai ada penyimpangan,” tegas Syafrizen.

*Sinergi Forkopimda*

Rakor turut dihadiri Asisten I Setda Pesisir Selatan, dr. Syahrizal Antoni, mewakili Sekretaris Daerah; Pasiter Kodim 0311/Pessel, Letda TNI Zulkarnain, mewakili Kasdim; serta Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Pemda Pessel, Razi, S.Si.

Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam mengawal program strategis nasional pascabencana. “Pemulihan pertanian ini menyangkut hajat hidup masyarakat. Sinergi adalah kunci,” tutup Syafrizen.

#PolresPessel #PolriPresisi”

#polriuntukmasyarakat

(Redaksi)