Hakim24jam.com

Pesisir Selatan _Warga Lakitan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, telah mengusir penjual minyak oplosan di daerah mereka karena telah merusak kendaraan warga. Minyak oplosan tersebut dengan harga murah dijual enceran sama dengan harga Pertalite, namun sangat besar Pengaruhnya telah menyebabkan kerusakan pada mesin kendaraan, termasuk motor dan mobil yang menggunakan pertalite.

Warga Lakitan merasa tidak terima dengan keberadaan gudang penjual minyak oplosan  di daerah mereka dan telah mengambil tindakan untuk mengusirnya. Salah satu warga, yang tidak ingin disebutkan namanya, menyatakan bahwa mereka kasihan dengan warga lain yang telah menjadi korban minyak oplosan tersebut.

“Kami tidak ingin ada lagi warga yang menjadi korban minyak oplosan ini. Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib dan berharap agar penjual minyak oplosan dapat ditindaklanjuti,” ujar warga tersebut.

Warga Lakitan juga meminta agar pihak berwajib untuk lebih gencar melakukan razia dan penindakan terhadap penjual minyak oplosan di daerah mereka. Mereka juga berharap agar pemerintah dapat memberikan perlindungan dan keamanan kepada warga yang menjadi korban minyak oplosan.

Masyarakat Lakitan meminta aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan di seluruh Kabupaten Pesisir Selatan, terutama terkait dengan peredaran minyak mentah ilegal dari Jambi dan Palembang. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kendaraan yang rusak akibat menggunakan minyak oplosan

Penjualan minyak oplosan ini telah merugikan masyarakat dan negara. Oleh karena itu, masyarakat berharap agar aparat penegak hukum dapat mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam peredaran minyak mentah ilegal ini.

Sumber: Masyarakat Lakitan

(Timred)