Hakim24jam.com

Jakarta – Polri dan TNI sepakat melakukan pembersihan total terhadap mafia migas yang telah lama merusak sistem distribusi energi dan merugikan kas negara. Fokus utama dari gerakan ini bukan sekadar menangkap pengecer ilegal, melainkan memutus rantai perlindungan (backing) yang kerap membuat praktik ini langgeng.

Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Nunung, dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Selasa (6/4), menyatakan bahwa komando tertinggi serius dalam menegakkan aturan. “Kami tidak hanya akan menangkap pengecer ilegal, tapi juga akan mengincar beking di balik praktik ini. Kami akan memutus rantai beking ini kapan pun diperlukan, dan tidak akan ragu untuk menyikat mereka yang terlibat dalam praktik ilegal ini,” ujarnya.

Pemerintah ingin memastikan bahwa subsidi energi benar-benar sampai ke tangan rakyat yang berhak, bukan menguap ke kantong para mafia. Dengan pengawasan yang melibatkan lintas institusi, diharapkan mafia migas dapat diberantas dan sistem distribusi energi dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Irjen Pol Nunung menambahkan bahwa Polri dan TNI akan bekerja sama dengan lembaga lainnya untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam praktik ilegal ini. “Kami akan terus memantau dan mengawasi aktivitas yang mencurigakan, dan akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang terbukti terlibat,” tambahnya.

#polriuntukmasyarakat

#penegakanhukum

#Sikatmafiamigas

#detiksatu, id

 

(Timred)